Karakterisasi 15 genotipe pepaya (Carica papaya L.) hasil eksplorasi PKBT

ABSTRAK

Penelitian ini dilakukan untuk mempelajari karakteristik morfologi dan mendeskripsikan 15 genotipe pepaya hasil eksplorasi Pusat Kajian Buah Tropika (PKBT) IPB di Jawa Tengah dan Jawa Timur. Penelitian dilaksanakan di Kebun Percobaan IPB Cikabayan pada bulan September 2001 hingga bulan Juni 2002. Rancangan percobaan yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktor tunggal yaitu 15 genotipe pepaya sebagai perlakuan dengan dua kelompok sebagai ulangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan pada karakter kuantitatif dan karakter kualitatif di antara genotipe-genotipe yang diuji. Uji korelasi memperlihatkan bahwa terdapat korelasi positif antara tinggi tanaman dengan diameter batang, panjang petiole dengan panjang daun, panjang petiole dengan lebar daun, dan panjang daun dengan lebar daun. Genotipe pepaya yang memiliki batang yang kuat adalah Hawai Lonjong, Jinggo dan Jinggo 5, sedangkan genotipe yang berpotensi sebagai tetua dengan perawakan yang pendek adalah Batang Ungu Watulimo, Mojosongo, Turen 1 dan Turen Talang. Genotipe dengan penampilan daun yang pendek terdapat pada Mojosongo dan Turen. Berdasarkan karakter kualitatif, genotipe pepaya yang memiliki perbedaan paling menonjol diantara genotipe-genotipe yang lain adalah Batang Ungu Watulimo, sedangkan pasangan-pasangan genotipe yang memiliki tingkat kemiripan yang besar (mencapai 82,85%) yaitu Mojosongo dengan Hawai Lonjong, Jinggo dengan Jinggo 5, Mojosongo HB dengan Turen Talang, Hawai Kecil dengan Talang Suko dan Tegal Arum Mojosongo dengan Turen.

Kata kunci : karakterisasi, genotipe, pepaya

Sitasi : Sriani Sujiprihati dan Apri Sulistyo. 2004. Karakterisasi 15 genotipe pepaya (Carica papaya L.) hasil eksplorasi PKBT. Hal 155 – 163. Dalam: A. Kasno, D.M. Arsyad, J. Purnomo, Kuswanto, M.M Adie, M. Anwari, N. Nugrahaeni, N. Basuki, Rustidja, St.A. Rahayuningsih, Suwarso, dan Trustinah (Eds.). Prosiding Lokakarya Perhimpunan Ilmu Pemuliaan Indonesia VII. Malang, 16 Oktober 2003.

Makalah lengkap : Karakterisasi 15 Genotipe Pepaya (Carica papaya L.) Hasil Eksplorasi PKBT

ABSTRACT

This research came to study characterization of morphology and to describe 15 genotypes of papaya’s PKBT, exploration from Centre and East Java. The research was conducted at Cikabayan Station Research of IPB on September 2001 – June 2002. The research used randomized complete block design with 2 replications and 15 genotypes of papaya used as treatment. The result showed that quantitative and qualitative characters between genotypes that test were different. Correlation test showed that correlation between plant high and diameter of stem, petiole length and leaf length, petiole length and leaf wide, and leaf length and leaf wide were positive. Papaya genotype that have strong stem is Hawai Lonjong, Jinggo, and Jinggo 5, whereas genotype which potential as parent with short stature is Batang Ungu Watulimo, Mojosongo, Turen 1, and Turen Talang. Genotype with short leave stature was found at Mojosongo and Turen. Based on qualitative character, Batang Ungu Watulimo was papaya genotype which have dominant different between other genotypes, whereas genotype pairs which have high level similarity are Mojosongo with Hawai Lonjong, Jinggo with Jinggo 5, Mojosongo HB with Turen Talang, Hawai Kecil with Talang Suko, and Tegal Arum Mojosongo with Turen.

Key words : characterization, genotype, pepaya

Citation : Sriani Sujiprihati dan Apri Sulistyo. 2004. Karakterisasi 15 genotipe pepaya (Carica papaya L.) hasil eksplorasi PKBT. Hal 155 – 163. Dalam: A. Kasno, D.M. Arsyad, J. Purnomo, Kuswanto, M.M Adie, M. Anwari, N. Nugrahaeni, N. Basuki, Rustidja, St.A. Rahayuningsih, Suwarso, dan Trustinah (Eds.). Prosiding Lokakarya Perhimpunan Ilmu Pemuliaan Indonesia VII. Malang, 16 Oktober 2003.